"Kita bersinergi dengan TNI dan Polri. Tahun kemarin saja, kita berhasil melakukan penindakan di laut sebanyak 176 kali. Sementara, dalam 3 bulan belakangan ini sudah ada 80 kali. Kita harus waspada," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi kepada wartawan di Pelabuhan Belawan, Kamis (7/4/2016).
Dalam operasi gerhana kali ini, Heru menyebut pihaknya melibatkan 16 kapal patroli Bea dan Cukai dari masing-masing kantor DJBC Aceh, Sumut, Kepulauan Riau, Riau, Sumbar, Batam dan Tanjung Balai Karimun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heru menyatakan patroli gabungan di laut ini akan berlangsung selama sebulan, terhitung mulai dari Kamis (7/4/2016) hingga Jumat (6/5/2016) mendatang.
"Upaya penyelundupan barang ilegal ini seperti produk pangan dan narkotika berasal dari Malaysia dengan menggunakan kapal-kapal kayu yang dibawa masuk ke sepanjang pantai timur Sumatera," tuturnya.
Dengan dimulainya operasi gerhana, Heru optimis apa yang dilakukannya kali ini akan berhasil. Dia juga memastikan, nantinya penyelundup tidak akan mendapatkan tempat untuk menyelundupkan barang ilegal yang mau masuk ke Indonesia.
"Bila ada perlawanan terhadap petugas, tentu ada tindakan tegas yang dilakukan petugas yaitu berupa penembakan," tutup Heru. (dhn/dhn)











































