Gelombang penolakan terhadap kebijakan Sistem Satu Arah (SSA) yang sedang diujicoba oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus terjadi. Di hari ketujuh ujicoba SSA, muncul petisi untuk menolak SSA yang sedang diujicoba Pemkot Bogor ini.
Petisi tersebut disampaikan oleh Nugroho Saputro di laman change.org. Nugroho menyebut ada 16 poin yang menjadi alasan bahwa kebijakan SSA yang diberlakukan Pemkot Bogor tidak efektif dan harus dihentikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, dia juga mengatakan bahwa pihak Pemkot Bogor tidak menjelaskan secara rinci alasan, kajian secara ilmiah dengan data kuantitatif bahwa sistem satu arah akan efektif.
"Bahwa kebijakan uji coba SSA tidak memberikan efek yang lebih menguntungkan bahkan lebih terlihat sebagai kebijakan 'egois' dari pemangku jabatan Pemerintah Kota Bogor. Sehingga kebijakan Uji Coba Sistem Satu Arah ini harus segera dihentikan dan dikembalikan ke jalur yang ada sebelumnya serta menuntut perbaikan pelayanan lalu lintas dengan penegakan rambu-rambu lalu lintas," sebut Nugraha dalam petisinya.
Saat dilihat pada Jumat (8/4/2016) pukul 02.00 WIB, ada sekitar 147 pendukung petisi itu. Aksi penolakan SSA di Kota Bogor sudah terjadi sejak awal dilakukannya uji coba pada 1 April 2016 lalu. (dhn/dhn)











































