"Dugaannya korban tidak bisa berenang saat tercebur ke dalam bendungan," ujar Kapolsek Cipayung, Kompol Dedy Wahyudi dikonfirmasi detikcom, Kamis (7/4/2016).
Dedi menuturkan korban bersama teman sekolahnya berencana untuk foto kenang-kenangan usai ujian sekolah. Ketika mencari posisi korban terus berjalan mundur hingga tercebur ke dalam danau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selang beberapa jam kemudian kata Dedi warga berhasil menemukan jenazah korban. Orang tua korban yang berada di lokasi sontak menangis histeris.
"Jenazah langsung dibawa orang tua ke rumah untuk dikuburkan," ucapnya.
Muhmmad Apriando tewas ketika foto bersama dengan teman sekolahnya sebagai kenang-kenangan perpisahan. Siapa sangka, takdir berkehendak lain aksi selfie itu pun menjadi kenangan terakhir dengan teman-teman sekolahnya. (edo/rvk)










































