Manuver PDIP di Tengah Panasnya Hubungan Ahok-Yusril

Panasnya Pilgub DKI

Manuver PDIP di Tengah Panasnya Hubungan Ahok-Yusril

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 07 Apr 2016 16:37 WIB
Manuver PDIP di Tengah Panasnya Hubungan Ahok-Yusril
Foto: Hardani Triyoga
Jakarta - Bakal calon Gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu pembicara yang memberikan materi di acara pelatihan manajer kampanye kader PDIP.   Yusril hadir di tengah panasnya hubungan pakar hukum tata negara itu dengan bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Apakah kehadiran Yusril di DPP PDIP sebagai simbol 'peringatan' PDIP untuk Ahok yang telah menolak pinangannya?

"Ya ini semua proses. Apa pun pilkada itu kan rakyat yang menentukan sebagai hakim tertinggi. Tetapi kami membangun dialog ini punya kesamaan bagaimana peran parpol ada peran ideologis dan bertemu sebuah kesepahaman untuk Indonesia, bukan hanya Jakarta," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan keputusan akhir terkait calon Gubernur DKI yang diusung PDIP ada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Keputusan kami serahkan sepenuhnya di tangan Ketua Umum Ibu Megawati," tuturnya.

Namun, menurutnya dalam politik dinamis dengan segala kemungkinan terjadi. Contohnya, banyak kalangan menilai bahwa PDIP sulit bertemu dengan Yusril. Namun, dengan kehadiran Yusril di acara pelatihan manajer kampanye pilkada, anggapan tersebut tak terbukti.

"Ya proses politik kan berjalan politik dinamis dengan segala kemungkinan. Buktinya orang bisa bilang kalau PDIP tak bisa bertemu Prof Yusril, buktinya  ini kita ketemu dengan baik, bisa makan siang bersama," tuturnya.

Terkait Yusril, menurut Hasto,  sosok tersebut punya kedekatan dengan Megawati Soekarnoputri. Yusril pernah menjadi menteri saat Mega jadi presiden.

"Sekali lagi Pak Yusril punya sejarah dengan Ibu kan juga kuat. Jadi Menteri Kehakiman dan HAM saat menjadi Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Ibu Megawati," tuturnya.

(hat/van)


Berita Terkait