Risma Tak Jadi Pengajar Pelatihan Kampanye Pilkada, PDIP Cari Perspektif Lain

Risma Tak Jadi Pengajar Pelatihan Kampanye Pilkada, PDIP Cari Perspektif Lain

Hardani Triyoga - detikNews
Kamis, 07 Apr 2016 16:08 WIB
Risma Tak Jadi Pengajar Pelatihan Kampanye Pilkada, PDIP Cari Perspektif Lain
Foto: Hardani Triyoga
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menggelar pelatihan manajer kampanye terhadap kadernya sebagai persiapan menghadapi Pilkada serentak. Dari daftar tokoh yang menjadi pembicara, tak ada nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Apa alasan PDIP?

"Bu Risma sudah beberapa kali sering mengajar sehingga kita perlu perspektif-perspektif yang lain bagi peserta," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di sela acara pelatihan manajer kampanye di kantor DPP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016).

Dia mengatakan dalam pelatihan manajer kampanye, PDIP mengundang beberapa tokoh yang merupakan kader partai serta dari luar partai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalnya, untuk kader partai ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,ย Bupati Kulonprogo, dan Wagub DKI Djarot Syaiful Hidayat. Lalu, dari luar partai ada pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra.

"Hari ini undangan Pak Anas Bupati Banyuwangi, Pak Hasto Wardoyo Kulon progo, di mana mereka punya kompetensi," sebutnya.

Kemudian, ia mengatakanya pada Sabtu lusa, rencananya, PDIP akan mengundang Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai pembicara dalam rapat kerja nasional. Wali Kota yang akrab disapa Emil itu akan memberikan materi bidang pemuda.

"Kita undang hari Sabtu misalnya kita juga akan mengundang Ridwan Kamil untuk rapat kerja nasional memberikan materi bidang pemuda," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, program pelatihan manajer kampanye digelar PDIP sebagai persiapan menghadapi Pilkada serentak 2017. Kegiatan ini digelar sejak Selasa (5/4) sampai Kamis (7/4), di kantor DPP PDIP Lenteng Agung.

Program ini bukan untuk penjaringan kader ke Pilkada. Tapi, mempersiapkan kader agar lebih kompeten ketika bertindak sebagai tim kampanye. (hty/van)


Berita Terkait