"Ada jutaan umat beragama yang ikut mendukung usaha mencari keadilan bagi Suratmi istri Almarhum Siyono, yang kemudian dituduh teroris," jelas Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar, Kamis (7/4/2016).
Dahnil mengungkapkan ini terkait pernyataan Humas Polri yang dinilai menyudutkan perihal advokasi Muhammadiyah terhadap Siyono, yang ditangkap terkait terorisme dan kemudian meninggal dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal sikap Kapolri justru sangat arif membuka dan mempersilakan mengungkap fakta yang sesungguhnya melalui autopsi," ungkapnya.
Dahnil menyampaikan, tentu Polri harus memandang dengan adil upaya mencari keadilan mereka yang teraniaya. Tidak lantas menggiring opini menyudutkan.
"Itu yang membuat publik tidak simpati dengan kepolisian, karena telah menebar teror kepada mereka-mereka yang berusaha mencari keadilan dengan membuka fakta dengan maksud memperbaiki institusi kepolisian itu sendiri," tegas Dahnil.
Siyono bukanlah anggota Muhammadiyah. Muhammadiyah mengadvokasi dengan alasan kemanusiaan setelah Suratmi datang meminta bantuan. (dra/dra)











































