"Pertama talinya membeli seperti tadi kita lihat dia berusaha menarik tetapi tidak bisa, yang satu karena faktor angin," ujar Kadispen TNI AU Marsma Dwi Badarmanto kepada wartawan di Base Ops Halim Perdanakusuma, Kamis (7/4/2016).
Satu orang penerjun jatuh di Lanud Halim. Sedangkan satunya lagi di perumahan yang tak jauh dari Lanud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jatuh di perumahan Halim karena menahan impact, sedangkan yang di sini terlilit akibat hantaman angin sehingga kondisi tali parasut terbelit ketika mendarat mendapat impact. Kemungkinan kalau jatuh di sawah masih selamat, ini tidak," kata Dwi.
(edo/fjp)











































