Anggota DPR F-PDIP: Kami Dicerca karena Istri Anggota DPR ke Jepang

Anggota DPR F-PDIP: Kami Dicerca karena Istri Anggota DPR ke Jepang

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 06 Apr 2016 12:12 WIB
Anggota DPR F-PDIP: Kami Dicerca karena Istri Anggota DPR ke Jepang
Liburan istri anggota DPR ke Jepang (Foto yang beredar di Medsos)
Jakarta - Urusan wisata istri-istri anggota DPR ke Jepang sampai ke rapat paripurna DPR. Anggota Fraksi PDIP, Indah Kurnia mengajukan interupsi di paripurna karena merasa ikut kena cercaan dari liburan istri-istri tersebut.

"Kami dicerca karena foto istri-istri anggota DPR itu. Kami dapat cacian dan makian publik, padahal itu hanya bagian dari anggota DPR," kata Indah dalam interupsinya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/4/2016).

"Ini soal layak atau tidak layak," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indah mengingatkan bahwa semua gerak-gerik anggota DPR diperhatikan oleb publik. Oleh sebab itu, tindakan dan kata-kata juga harus diperhatikan.

"Kita harus aware dan sadar. Kita diawasi masyarakat Indonesia jadi semua harus dicermati dengan seksama," ujarnya.

Liburan istri-istri anggota DPR itu diketahui lewat foto yang beredar. Di foto itu, ada 11 perempuan yang berpose dengan spanduk PIA berlatar sakura. Di antaranya adalah istri Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan istri mantan ketua DPR Setya Novanto.

Rombongan membawa spanduk bertuliskan 'Persaudaraan Isteri Anggota DPR RI Periode 2013-2019'. Dari spanduk, diketahui bahwa liburan ke Jepang berlangsung pada 30 Maret-7 April 2016. Mereka jalan-jalan ke Osaka, Kyoto, dan Tokyo.

Wakil Ketua PIA, Grace Fadli Zon menuturkan bahwa liburan tersebut merupakan program PIA untuk saling mengakrabkan. Mereka tidak menggunakan uang negara dalam liburan itu.

Ketua DPR Ade Komarudin sempat menyebut istri-istri anggota keliru karena kegenitan menggunakan spanduk PIA DPR. Hal ini ditepis oleh istri Fadli Zon.

"Pemakaian spanduk semata-mata untuk menjadi penanda dan kenang-kenangan untuk peserta wisata Jepang, dengan menggunakan baju tenun dan dalam pose yang masih dalam batas kewajaran (tidak dalam konteks kegenit-genitan)," papar Grace dalam keterangannya. (imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads