PKB Tuding Ada yang Incar Kursi Mendes, Ketua PDIP: Jangan Suudzon

Jelang Reshuffle Kabinet

PKB Tuding Ada yang Incar Kursi Mendes, Ketua PDIP: Jangan Suudzon

Indah Mutiara Kami - detikNews
Selasa, 05 Apr 2016 13:49 WIB
PKB Tuding Ada yang Incar Kursi Mendes, Ketua PDIP: Jangan Suudzon
Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom
Jakarta - PKB menyebut ada pihak yang ingin merebut kursi Mendes PDT yang saat ini dijabat oleh kader PKB, Marwan Jafar. PDIP pun meminta PKB tidak berprasangka. Β 

"Dalam konteks politik untuk upaya membangun peradaban, kita perlu mengembangkan satu iklim persahabatan. Satu komunikasi yang diwarnai prasangka baik," kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi, Selasa (5/4/2016.

"Jangan suudzon," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendrawan, spekulasi-spekulasi itu tidak perlu dikembangkan. Kritik ke menteri asal parpol dianggap wajar dan juga dialami PDIP.

"Kalau kritik, protes itu kan wajar, tidak hanya Kemendes. Kami juga dapat kritik, Menkum HAM. Kita tidak perlu berspekulasi," ungkap anggota Komisi XI DPR ini.

Reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Oleh sebab itu, PDIP membantah bila disebut mengincar kursi Mendes.

"Tidak benar, karena kami menyadari sepenuhnya itu hak prerogatif presiden. PDI-P hanya melakukan penilaian objektif," papar Hendrawan.

Isu Mendes PDT Marwan Jafar bakal direshuffle memang santer terdengar beberapa hari terakhir. Wakil Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid mengatakan ada pihak yang sengaja menciptakan opini untuk mendorong Menteri Marwan direshuffle.

Rupanya PKB sangat cinta dengan kursi Mendes PDT. PKB pun siap melawan siapa pun pihak yang ingin merebut kursi Kemendes PDT. Kabarnya kursi Mendes PDT memang panas jadi rebutan di internal parpol pendukung Jokowi karena menangani langsung realisasi dana desa yang tentu saja langsung berhubungan dengan masyarakat.

"PKB siap melawan manuver pihak-pihak tertentu. PKB akan melawan segala bentuk penggiringan berita dan melawan ambisi orang-orang tertentu yang ingin merebut Kemendes," kata Jazilul dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (5/4/2016).

(imk/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads