Waka Polresta Pekanbaru, AKBP Putut Wicaksono mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Senin (4/4/2016). Putut menjelaskan, ke 8 bandit ini ditangkap di sebuah tempat kost di Kecamatan Kubang, Kabupaten Kampar, Riau.
"Mereka semuanya sudah kita ringkus hari ini. Saat digerebek, mereka berusaha melawan dan sebagian kabur. Dari sana diambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan dengan tembakan," kata Putut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka membobol ATM yang berada dalam ruko. Caranya membobol dinding ruko dan membongkar ATM dengan las," kata Putut.
Hanya saja, lanjutnya, usaha mereka gagal. Karena las menimbulkan kebakaran. Selain itu diketahui salah seorang warga.
"Dari sana warga melapor ke polisi. Saat itu para pelaku berhasil kabur karena sudah diketahui warga," kata Putut.
Tim Polresta langsung mengembangkan kasus upaya pembobolan ATM ini. Dari rekaman kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di dalam ruko, akhirnya dilakukan penyelidikan.
"Dari rekaman CCTV itu lantas dikembangkan dan mengarah kepada 8 pelaku. Dilakukan penggerebekan di tempat kost mereka," kata Putut.
Masih menurut Putut, lanjutnya, para pelaku ini sudah sering melakukan pembobolan ATM. Mereka ini memiliki jaringan yang rapi. Ke 8 pelaku itu adalah, Muhamad Aldo (30), Muhamad Saiful (44), Berian Kusuma (28), Andi )33), Agus Wijaya (4) semuanya berasal dari Palembang. Selanjutnya, Zulmahbur (42) asal Kampar, Riau, Supriadi asal Medan, Ilang Lubis asal Batam.
"Di antara pelaku ada yangg residivis dalam kasus yang sama. Mereka ini komplotan lintas provinsi di Sumatera," kata Putut.
(cha/jor)











































