"Kita akan turunkan Propam untuk menyediliki, kalau terbukti (bersalah) akan diberi sanksi, karena bom kan bukan untuk candaan," kata Kadiv Humas Irjen Anton Charliyan saat dihubungi detikcom, Senin (4/4/2016).
Pesawat Lion Air dari Jambi tujuan Jakarta yang telah mengudara kembali mendarat di Bandara Sultan Thaha. Penyebabnya, salah seorang penumpang mengancam di dalam tasnya ada bom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Operasional Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi, Gurit Setiawan, menyatakan pelaku pengancaman bom adalah oknum anggota kepolisian.
Kasubit Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Wirmanto, membenarkan pelaku mempunyai kartu anggota Polri. Dia sempat diamankan ke Provost Polda Jambi, kemudian diserahkan ke Polresta Jambi. Soal identitas, Wirmanto, mengaku belum mendapat konfirmasi dari Provost.
"Dia bergurau. Setelah dicek, dia tidak bawa bom," kata Wirmanto saat dihubungi via telepon.
Pihak Lion Air belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini. Public Relations Manager Lion Air, Andy M Saladin, belum mengangkat telepon saat dihubungi sore ini. (idh/fdn)










































