Isu Liar Ramalan Gempa 7,8 SR di Kalimantan Utara

Hoax or Not

Isu Liar Ramalan Gempa 7,8 SR di Kalimantan Utara

Rini Friastuti - detikNews
Senin, 04 Apr 2016 17:12 WIB
Isu Liar Ramalan Gempa 7,8 SR di Kalimantan Utara
Foto: Mindra Purnomo
Jakarta -

Isu

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendapat laporan soal kabar adanya pesan berantai ramalan gempa di Kalimantan Utara. Kekuatannya disebut mencapai 7,8 skala richter (SR). Peristiwa ini disebut akan terjadi pada 5 April 2016 besok. Benarkah?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan berantai tersebut beredar di Kalimantan Utara. Tidak jelas bagaimana isinya, namun dikabarkan sudah mulai membuat resah. Karena itu, BMKG pun memberi penjelasan.


Investigasi

Pesan berantai tersebut belum jelas asal-usulnya. Ditelusuri di sejumlah media sosial pun tidak terlihat.

Gempa bumi di Kalimantan Utara terakhir pernah tercatat pada 21 Desember 2015. Kala itu, kekuatannya 6,1 skala richter dan dirasakan oleh warga Tarakan, Nunukan, dan Tanjung Selor. Gempa saat itu terjadi karena aktivitas gempa bumi kerak dangkal (shallow crustal earthquake) jenis intraplate dengan hiposenter dangkal. Itu terjadi karena sesar yang aktif, sehingga sangat relevan jika hasil analisis mekanisme sumber gempa bumi ini merupakan patahan mendatar (strike-slip fault).

Lalu, benarkah ada gempa 7,8 SR besok? BMKG memberi jawaban tegas: tidak ada. Mereka kemudian memberi penjelasan lengkap lewat siaran pers yang dirilis Senin (4/4/2016):

Menanggapi isu yang beredar di media sosial Kalimantan Utara perihal akan terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,8 SR pada tanggal 5 April 2016, maka dengan ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Isu tersebut adalah tidak benar. Karena peristiwa gempa bumi sampai saat ini belum dapat diprediksikan/diramalkan kapan terjadinya, berapa kekuatannya dan di mana tempatnya. Sehingga jika ada pihak yang menyebarkan ramalan akan terjadinya gempa bumi maka dipastikan itu adalah berita yang tidak benar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

2. Kondisi geologi dan tektonik di Kalimantan Utara yang tersusun oleh sesar lokal, kemungkinannya sangat kecil untuk terjadi gempa bumi dengan kekuatan di atas 7 SR.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa, serta tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sumbernya. Pastikan informasi terkait gempa bumi diperoleh dari instansi resmi BMKG yang diketahui oleh pejabat berwenang.

Demikian atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, DR Mochamad Riyadi


Kesimpulan

Dengan demikian, informasi soal gempa 7,8 SR di Kaltara besok adalah hoax. Anda sebaiknya tidak menyebarkannya.

(mad/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads