"Iya lokasinya sudah dikepung oleh militer Filipina," jelas Ryamizard usai rapat di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (4/4/2016).
Kabarnya kelompok itu terus bergerak dari Pulau Sulu menuju kawasan Patiku. Mereka bergerak setiap malam melalui jalur tradisional menghindari pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi militer di tangan Filipina, kami tidak boleh masuk," tegas dia. (dra/dra)











































