"Terjadi fenomena yang dikaitkan dengan istilah deparpolisasi, itu merupakan tantangan bagi parpol. Kalau saya berpikir positif bukan masalah deparpolisasi atau tidak, ini tantangan untuk perubahan zaman, perubahan nilai kultur di masyarakat," kata Taufik Kurniawan saat menyampakan sambutan di Musda ke-4 DPD PAN Kabupaten Purbalingga, seperti siaran pers, Senin (4/4/2016).
Musda DPD PAN tersebut berlangsung pada Minggu (3/4) kemarin. Dinamika Musda sempat hangat karena adanya 17 orang formatur. Namun Musda berlangsung dengan demokratis. "Hasil Kongres PAN di Bali pada prinsipnya mengatur calon anggota formatur diatur oleh DPW Provinsi. Dari anggota DPD itu dipilih empat calon anggota formatur oleh peserta Musda ditambah satu formatur dari pengurus jenjang kepengurusan yang lebih tinggi yakni DPW PAN Provinsi. Musda berlangsung demokratis sehingga semua 17 formatur diberi kesempatan yang sama untuk dipilih oleh peserta Musda dipilih empat besar. Memang tidak langsung anggota formatur dengan suara terbanyak jadi ketua DPD. Semuanya diselesaikan secara musyawarah dan tentunya seandainya musyawarah itu belum selesai maka diselesaikan DPW PAN Provinsi Jateng," kata Taufik Kurniawan memaparkan jalannya Musda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kembali ke isu deparpolisasi yang sempat memanas, Taufik menuturkan, munculnya calon independen di Pilkada bukanlah salah masyarakat. "Sekarang ada pergeseran nilai-nilai masyarakat di bidang sosial seperti munculkan media sosial, di bidang ekonomi muncul taksi online, ojek online, toko online, demikian pula di Pilkada mulai muncul calon perseorangan," paparnya.
"Seperti yang terjadi di Pilkada Yogyakarta dan Pilgub DKI. Masyarakat ingin diayomi oleh pemimpin yang tegas. Masyarakat tidak ingin hal-hal birokratis di partai namun ingin langsung kemudahan dalam rangka menggunakan parpol sebagai bagian dari pilar demokrasi. Oleh karena itu saya memperingatkan kader PAN untuk meningkatkan aspek moralitas dalam berpartai kita tidak boleh menyalahkan siapa-siapa itulah tantangan zaman. Sehingga benteng moralitas dan keikhlasan dalam berpartai harus ditingkatkan," pungkasnya. (tor/van)










































