Dikutip dari akun @Fahrihamzah, Minggu (3/4/2016), Wakil Ketua DPR dari Fraksi PKS itu sedikitnya membuat 12 tweet yang ditulis mulai pukul 14.32 WIB. Berikut tweet-tweet tersebut:
Janganlah kau ikatkan nasibmu pada pohon padi...meski ia berbuah nasi yang membuatmu kenyang...
Janganlah kau titipkan nasibmu pada manusia...meski ia raja...ia sama seperti kita.
Janganlah kau sandarkan hidupmu pada negara atau imperium...meski kokoh mereka jatuh bangun...
Dan sandarkan lah nasibmu kepada Allah...karena dia maha kuasa...
Dialah yang menulis nasibmu dari awal sampai akhir...lahir dan Matimu dan setelah itu..
Dialah yang memutuskan kemuliaan atau kehinaan...bagimu di sini dan di sana...
Dia Lah yang memutuskan untukmu celaka atau selamat...
Seandainya seluruh bumi memusuhi mu, tiada guna jika ia sahabatmu..
Seandainya seluruh manusia menyembah dan memujamu tiada guna jika Allah menjadi musuhmu...
Jika seluruh dunia menghendaki mu celaka tidak bisa jika Ia telah memutuskanmu selamat..
Jika seluruh dunia inginkan mu selamat tidak berguna jika Ia telah putuskan mu celaka..
...Pena telah diangkat dan lembaran-Lebaran telah kering... HR Tirmidzi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah menandatangani SK DPP tersebut bertanggal 1 April 2016, dan tadi malam saya sudah meminta pihak sekretariat untuk segera mengirimkannya. Saya akan cek apakah surat tersebut sudah sampai kepada yang bersangkutan atau belum. Karena itu saya belum bisa memberitahu isi SK DPP dan Keputusan MT sebelum jelas surat itu sampai kepada yang bersangkutan," ucap Presiden PKS Sohibul Imam, Minggu (3/4). Β
Dikonfirmasi mengenai SK tersebut apakah sudah ia terima atau belum, Fahri justru mempersilakan untuk bertanya langsung ke Presiden PKS.
"Silakan ditanya ke beliau (presiden PKS), saya belum tahu," kata Fahri dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Minggu (3/4).
Surat pemecatan yang beredar di media sosial |












































Surat pemecatan yang beredar di media sosial