"Saya harap saudara bukan hanya mendapat sertifikat, tapi paling bagus kalau bisa mendapatkan Keppres jadi bupati, gubernur, walikota, atau wakil-wakilnya, menteri, dan pejabat begara lain," ungkap SBY saat penutupan Pelatihan Kader PD di Novotel, Bogor, Jumat (2/4/2016).
Berakhirnya pelatihan ini disebut SBY sebagai babak baru untuk perjuangan PD. Baik untuk pilkada serentak hingga Pileg dan Pemilu nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga Insya Allah kalau dalam pemilukada kita dapat kesempatan, kader-kader kita memimpin jajaran pemerintahan, maka kader-kader itu bisa mengemban tugas dengan sukses," lanjut Presiden RI ke-6 itu.
Kader PD pun diminta SBY untuk memikirkan masa depan partai hingga jangka panjang. Bukan hanya sekedar memenangkan Pilkada ataupun Pilpres walau kedua hal tersebut penting.
"Kita ingin partai terus berpartisipasi dan berkontribusi di Indonesia. Kita tidak ingin mengganggu siapapun. Tapi tolong kalau Demokrat sedang berbenah diri jangan diganggu, diserang, dibully, hingga di luar batas kepatutan. Berilah kesempatan pada Demokrat untuk berbenah diri," jelas SBY.
Suami dari Ani Yudhoyono itu pun mengajak kepada parpol-parpol lain untuk sama-sama meningkatkan kualitas. Dengan begitu, kata SBY, parpol dapat membangun bangsa menjadi lebih baik lagi.
Kepada kader dari daerah yang ikut dalam pelatihan, ia pun berpesan untuk menyalurkan pengalaman dan ilmu yang didapat. SBY menyatakan sukacitanya karena saat ini kader-kader PD di daerah semakin menunjukkan eksistensinya.
"Saya senang di daerah mulai bergeliat dan bangkit. Bahkan melakukan yang buat saya bangga. Saya senang teman-teman Fraksi PD, saudara sangat aktif. Berikan contoh, jika Pak Jokowi benar beri dukungan penuh, jangan ganggu-ganggu. Jika ada yang kurang benar, dikoreksi agar ada perbaikan. DPP juga luar biasa," bebernya.
"Selamat berjuang, Tuhan beserta kita. Insya Allah kita berjaya kembali," imbuh SBY mengakhiri acara. (elz/Hbb)











































