CFD di Bogor Ditiadakan Sementara untuk Uji Coba Sistem Satu Arah

CFD di Bogor Ditiadakan Sementara untuk Uji Coba Sistem Satu Arah

Farhan - detikNews
Sabtu, 02 Apr 2016 17:21 WIB
CFD di Bogor Ditiadakan Sementara untuk Uji Coba Sistem Satu Arah
Foto: Kondisi di lingkar Kebun Raya Bogor (foto: Farhan/detikcom)
Bogor -
Uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di lingkar Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor masih diberlakukan hingga dua hari ke depan yaitu sampai Senin, 4 April 2016. Dengan sistem ini, kendaraan yang datang dari arah Terminal Baranangsiang dan Tol Jagorawi harus melingkari KRB melalui jalan Otista-Juanda-Jalak Harupat (Lapangan Sempur) dan Jalan Pajajaran jika ingin menuju RS PMI.

Foto: Kondisi di lingkar Kebun Raya Bogor (foto: Farhan/detikcom)


Berkaitan dengan adanya uji coba SSA ini, Car Dree Day (CFD) yang biasa dilaksanakan di Jalan Jalak Harupat (Lapangan Sempur) ditiadakan untuk sementara. Hal tersebut agar masyarakat lebih memahami sistem SSA yang akan akan diterapkan kemudian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Car Free Day ini bukan ditiadakan selamanya, itu masih dikaji kemudian. Ini kan momennya masih dalam tahap uji coba SSA. Kita lihat dulu, apakah efektif SSA ini atau bagaimana. Pak Wali Kota yang nanti tentukan apakah SSA ini benar-benar diterapkan secara permanen, atau tidak. Nanti kemudian kita bicarakan Car Free Day, apakah ditiadakan atau dipindahkan," kata Kapolres Bogor Kota, AKBP Andi Herindra saat ditemui di Mapolres Bogor Kota, Sabtu (2/4/2016).

Foto: Kondisi di lingkar Kebun Raya Bogor (foto: Farhan/detikcom)


Terkait SSA, berbagai perubahan skema juga terus dilakukan dan diujicoba. Hasil rapat evaluasi, SSA kini berlaku 360 derajat. Semua kendaraan yang datang dari Terminal Baranangsiang dan Tol Jagorawi menuju Warung Jambu, RS PMI atau kampus IPB, harus melingkari KRB.

Pantauan detikcom, kemacetan masih terjadi di lingkar KRB pada uji coba SSA di hari kedua ini. Kemacetan pertama terjadi saat memasuki Jalan Otista. Penyempitan jalur dari 5 lajur menjadi 3 lajur di jalan Otista membuat kendaraan menumpuk dan macet parah.

Foto: Kondisi di lingkar Kebun Raya Bogor (foto: Farhan/detikcom)


Kemacetan parah juga terjadi saat memasuki Jalan Pajajaran selepas Jalan Jalak Harupat (Lapangan Sempur). Adanya pertemuan dua arus kendaraan di Jalan Pajajaran membuat arus lalin sewaktu-waktu mengunci lantaran banyak kendaraan yang berebut jalur.

"Di Jalan Otista, jembatan akan diperlebar, pedestrian akan diseset sedikit untuk memperlebar jalan. Sedangkan di Jalan Pajajaran, pagar pembatas tengah juga akan dibongkar," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

"Rambu-rambu juga akan ditambah. Papan penunjuk arah ditambah untuk memudahkan masyarakat. Semuanya bertahap," tambahnya.

Uji coba SSA akan diberlakukan hingga Senin (4/4/2016). Apakah SSA akan diberlakukan secara permanen atau tidak, akan ditentukan pada rapat kajian uji coba SSA pada Senin (4/4/2016) nanti. Seperti diketahui, SSA diberlakukan untuk mengurai kemacetan di tengah Kota Bogor.

"Kita tidak hanya berfokus pada lingkar KRB atau tengah kota. Kita juga lihat efek SSA ini di kawasan pinggiran. Agar SSA ini benar-benar mengurangi kemacetan, bukan memindahkan kemacetan," kata Kapolres Bogor Kota. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads