BEM Makassar Keluarkan Mosi Tak Percaya untuk DPRD Sulsel
Selasa, 15 Mar 2005 15:29 WIB
Makassar - Sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam BEM se-Makassar menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPRD Sulsel, karena dinilai tidak mendukung aksi penolakan kenaikan BBM. Para mahasiswa tersebut mendatangi kantor DPRD Sulsel sejak pukul 11.00 WITA. Awalnya, merekameminta agar Ketua DPRD Sulsel Agus Arifin Nu'mang, menemui mereka dan menyatakan dukungan terhadap pembatalan kenaikan BBM. Namun, setelah menunggu selama satu jam, tidak ada satu punanggota dewan yang muncul. Kenyataan tersebut membuat para mahasiswa berang. Mereka lalu merangsek hingga ke pintu masuk DPRDSulsel. Namun aksi unjuk rasa ini tetap berjalan tertib. "Mulai saat ini, kami seluruh mahasiswa Sulsel, mengeluarkan mosi tidak percaya pada anggota DPRD Sulsel, ujar Ketua BEM IAIN Alauddin Makassar Ibnu Hajar.Setelah mengeluarkan mosi tidak percaya, mahasiswa pun melakukan konvoi dan kembali melanjutkan aksinya di kampus mereka masing-masing. Diantaranya, Universitas 1945, Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh). Selain rombongan mahasiswa dari BEM se-Makassar, sejak pagi, Gedung DPRD Sulsel juga dipenuhi sejumlah kelompok mahasiswa lainnya yang menggelar unjuk rasa penolakan kenaikan BBM, yakni HMI cabang Makassar, dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND).
(umi/)











































