Suap diduga terkait Raperda Reklamasi. Agung Podomoro sebagai perusahaan properti diduga memiliki kepentingan dengan kawasan di pesisir Jakarta Utara.
Dalam jumpa pers di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/4/2016), pimpinan KPK memberi penjelasan soal kasus ini. Termasuk juga dilakukan tanya jawab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum konsultasi dengan bursa efek. Bukan wilayah kami, apakah nanti berpengaruh terhadap harga saham. Dari harga saham berkelanjutan itu sebagai bagian yang tidak terelakkan," terang Wakil ketua KPK La Ode M Syarif.
Namun satu pesan disampaikan La Ode kepada perusahaan yang memiliki urusan dengan pemerintahan.
"KPK berharap tolong perusahaan-perusahaan itu khususnya yang go public perbaiki good governance, karena yang rugi bukan orang per orang," jelas dia. (dra/dra)











































