"Saya belum mendapat kabar. Sebelum saya berangkat kita bicara lama (dengan presiden)," ujar JK lewat keterangan persnya di sela-sela kunjungannya pada KTT Keamanan NUklir di Washington DC, Amerika Serikat (AS), Jumat (1/4/2016).
JK mengakui dirinya dan pimpinan partai-partai pendukung secara rutin bertemu. Biasanya pertemuan itu digelar dalam waktu sekali dalam sebulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Istana yang diwakili oleh juru bicara Presiden Johan Budi SP juga mengatakan waktu perombakan kabinet hanya diketahui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Apakah ada reshuffle atau tidak, saya kira Presiden yang tahu sama Tuhan Yang Maha Esa," kata Johan Budi.
Johan mengatakan, Presiden Jokowi pasti akan berkomunikasi dengan Wapres JK sebelum melakukan reshuffle. Pasalnya Jokowi dan JK adalah satu paket pemimpin. "Tentu Presiden kalau melakukan itu komunikasi dulu dengan Wapres. Tapi mengenai kapan, tentu Presiden yang akan memutuskan," kata Johan.
"Ya Wapres kan satu paket lah, kan wapres juga tahu lah, masa enggak tahu," tambahnya. (tfq/fdn)











































