Tak hanya di eksekutif, namun juga reshuffle menurutnya untuk membuat hubungan legislatif, eksekutif, serta yudikatif
"Saya kira momentum reshuffle itu kan Pak Jokowi dalam rangka ingin kompak, saling bahu membahu dengan eksekutif, legislatif, yudikatif. Jadi simponi yang enak dilihat. Intinya kalau buat saya kompak," ujar politikus yang akrab disapa Akom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para menteri harus tunduk dan patuh pada presiden dan wapresnya. Kan mereka para pembantunya," tuturnya.
Dia menambahkan para menteri juga harus kompak. Bila ada perbedaan pendapat maka forum yang tepat adalah penyelesaian di rapat terbatas di kabinet. Tak perlu saling melempar pernyataan yang justru bisa menjadi polemik di tengah masyarakat.
"Kabinet kan harus kompak. Maka selesaikan dalam rapat terbatas di kabinet," tuturnya.
(hty/dra)











































