"Semua gratis. Tapi yang laki-laki masuk harus pakai ikat, dan perempuan pakai samping," jelas Dedi saat berbincang dengan detikcom di Rumah Dinas Bupati Purwakarta, Jumat (1/4/2016).
Jika masyarakat tak membawa atau memiliki ikat dan samping tak perlu khawatir. Pasalnya di lokasi pertunjukan berlangsung di Taman Air Mancur Sri Baduga terdapat sejumlah pedagang yang menjualnya. Untuk menghindari kesan semerawut para pedagang akan di tempatkan dalam satu kawasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara tersebut pun bertujuan mengubah pemikiran masyarakat mengenai bela diri yang selalu dimaknai sebagai sebuah olah raga ekstrim yang harus berbenturan satu dengan yang lainnya. Padahal di era modern saat ini bela diri telah bersatu dengan seni yang sarat akan filosofi kehidupan.
"Nanti kita akan saksikan Padepokan Tari Suci asuhan saya. Mereka itu memadukan tiga unsure. Mulai dari bela diri sebagai dasar, jaipong dari sisi kelembutan gerakan, dan teater sebagai sajian art performance," beber Dedi.
Pada pertunjukan esok hari itu terdapat tiga sesi pertujukan mulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB. Terdapat sekira 100 pendekar dari Indonesia, Korea Selatan, China, Jepang, India, dan Brazil.
Khusus untuk Indonesia ada dua perguruan yang akan tampil yakni Padepokan Tari Suci asuhan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, dan Padepokan Panglipur asuhan Cecep Arif Rahman (The Raid). Selain Cecep, trio 'Star Wars' lainnya seperti Yayan Ruhian dan Iko Uwais pun akan unjuk gigi dalam pertunjukan tersebut.
(rvk/rvk)











































