Selain diikuti oleh ratusan pendekar dunia acara sepeda santai tersebut pun diikuti oleh Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, dan beberapa kepala dinas juga perwakilan masyarakat.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai bersepeda para peserta pun langsung menikmati sarapan pagi berupa soto, surabi, mie kocok, dan es cendol yang biasa menjadi favorit kuliner di Kabupaten Purwakarta.
"Saya senang bisa mengikuti datang ke Purwakarta untuk ikut acara ini. Warganya ramah, kotanya bagus, dan bersih. Dan juga makanannya enak-enak," ucap salah satu peserta asal Korea Selatan, Lee Seung Jin.
Sementara itu kontingen dari China sempat menghampiri Bupati Dedi yang baru saja beristirahat di rumah dinasnya. Kedatangan mereka untuk unjuk kebolehan, salah satunya pamer kekuatan otot perut yang kuat dipukul.
Uniknya, karena mereka datang ke rumah dinas secara mendadak maka atraksi pertarungan tongkat pun diganti menggunakan sapu yang biasa digunakan untuk membersihkan sampah di rumah dinas.
Usai unjuk kebolehan tak lupa kontingen China yang nantinya akan memberi suguhan atraksi kungfu shaolin itu berfoto bersama dengan Bupati Dedi dengan gaya khas kuda-kuda 'siap tempur'.
Malam nanti seluruh kontingen pun akan diundang untuk makan malam bersama di Gedung Negara Bale Nagri. Sementara acara puncak akan berlangsung pada Sabtu 2 April besok di panggung tengah Situ Buleud berbarengan dengan pertunjukan air mancur Taman Air Mancur Sri Baduga sebagai background pertunjukan.
![]() |













































