Waketum Gerindra: Bila Kader Terlibat Korupsi Akan Kena Sanksi Tegas

Waketum Gerindra: Bila Kader Terlibat Korupsi Akan Kena Sanksi Tegas

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 01 Apr 2016 11:02 WIB
Waketum Gerindra: Bila Kader Terlibat Korupsi Akan Kena Sanksi Tegas
Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sebuah operasi tangkap tangan, Jumat dinihari tadi. Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan partainya siap memberikan sanksi tegas berupa pemecatan terhadap kader yang terlibat korupsi.

Dasco menekankan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pesan tersebut di setiap pertemuan dengan kader.

"Jadi, dalam setiap kesempatan dengan kader, Pak Prabowo menekankan diri agar selalu mawas, tidak melakukan hal tidak terpuji, apabila kader partai melakukan hal tersebut akan dikenakan sanksi yang tegas," kata Dasco saat dihubungi, Jumat (1/4/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mencontohkan sikap tegas Gerindra terhadap kadernya terhadap anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, pada Juni 2015. Saat itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra langsung mencabut izin kader tersebut dari status keanggotaan partai alias dipecat.



"Itu sudah dibuktikan dengan beberapa daerah seperti di Banyuasin. Terlibat korupsi di daerah itu kemudian di pecat dari keanggotaannya, dicabut dari keanggotaan partai," tuturnya.

Dasco mempersilakan KPK untuk mengusut kasus yang diduga melibatkan Sanusi untuk diproses secara profesional. Gerindra sesuai komitmen akan mendukung proses hukum dan tak akan memberikan bantuan bila terbukti terlibat.

"Kami belum mendengarkan keterangan resmi, bila sudah diperiksa dan ditetapkan jadi tersangka. Silakan dilakukan secara profesional. Dan kita akan menunggu keterangan resmi. Kita akan konsisten soal ini.


(hty/erd)


Berita Terkait