"Kita akan membahas masalah-masalah bangsa dan menawarkan beberapa solusi," ucap sekretaris umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam pesan singkat, Jumat (1/4/2016).
Mu'ti merinci, di antara masalah dan solusi yang akan dibahas itu adalah terkait dengan peningkatan ekonomi umat dan kesejahteraan rakyat, perbaikan kinerja pemerintahan, dan kerukunan bangsa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah akan turut membahas kematian Siyono pasca ditangkap Densus 88 yang kini diadvokasi PP Muhammadiyah? Mu'ti menyebut tidak ada rencana untuk membahas masalah tersebut.
"Sama sekali tidak. Kita akan membahas masalah kebangsaan strategis yang besar, jangka panjang dan orientasi masa depan. Kita menawarkan solusi komprehensif bukan sporadis dan jangka pendek," ucap Mu'ti.
Sebelumnya pada Kamis (31/3) kemarin, Presiden Jokowi juga menggelar pertemuan dengan organisasi Islam yaitu PBNU. Pertemuan itu membahas masalah-masalah kebangsaan seperti LGBT dan lainnya.
PBNU juga sekaligus mengundang Jokowi dalam agenda International Summit of The Moderate Islamic Leaders. Dalam pertemuan itu juga, PBNU menyerahkan kartu anggota kehormatan NU kepada Presiden Jokowi. (miq/aan)











































