Doa Aldy Rimba Sebelum Diculik: Selamatkan Kami Dalam Perjalanan

WNI Disandera Abu Sayyaf

Doa Aldy Rimba Sebelum Diculik: Selamatkan Kami Dalam Perjalanan

Rachmadin Ismail - detikNews
Kamis, 31 Mar 2016 10:14 WIB
Doa Aldy Rimba Sebelum Diculik: Selamatkan Kami Dalam Perjalanan
Halaman facebook Aldy (Foto: Facebook Aldy)
Jakarta - Rinaldi atau Aldy Rimba menjadi salah satu WNI yang diculik kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina. Pria asal Makassar itu sempat menuliskan status di Facebook yang berisi doa. Apa isinya?

Akun facebook Rinaldi menggunakan nama Aldy Rimba. Akun tersebut sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Aldy kerap membuat status ketika mencapai daerah atau dalam kondisi tertentu.

Pada 15 Maret 2016 lalu, Aldy sempat menuliskan sebuah status berisi doa. Kala itu, dia menyebut dalam perjalanan memasuki perairan Filipina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya allah,hanya kpadmu hamba meminta pertolongn,slmatkan kmi dalam perjalanan..amin.. Bismillah..Otw Philipines.." demikian tulis Ardy yang dikomentari oleh sejumlah rekan seraya turut mendoakan.

Status Aldy Rimba (facebook)


Berselang 8 hari kemudian, Aldy kembali membuat status. Kali ini dia menyampaikan keinginannya untuk bersekolah. Dalam akun facebook-nya, Aldy menulis sebagai lulusan Nautika di BP2IP Barombong dan kini bekerja di Pelayaran Nasional Indonesia dan Institute of Community Development (iNstyd).

Di hari yang sama, Aldy juga menuliskan status soal posisi terakhirnya. Dia menyebut sudah mendekati perairan Malaysia. Terakhir, dia juga menulis tak ada sinyal ponsel.

"Hari terakhir aktif no hp.." demikian status terakhirnya.

Aldy adalah awak kapal di kapal Brahma 12 yang dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf pada 26 Maret 2018 lalu, atau tiga hari setelah status terakhir Aldy. Kapal tersebut kemudian dikosongkan, sementara Aldy dan 9 orang lainnya dibawa ke sebuah tempat bernama Sulu.



Belum diketahui bagaimana kondisi terakhir para sandera. Yang pasti, kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar Rp 15 miliar. Batas akhir pemberian tebusan adalah tanggal 8 April 2016.

Berikut nama-nama WNI yang disandera:

1. Peter Tonsen Barahama. Alamat Batu Aji, Batam.
2. Julian Philip. Alamat Tondang Utara, Minahasa.
3. Elvian Alvis Repi. Alamat Priok Jakarta Utara.
4. Mahmud. Alamat Banjarmasin Kalimantan Selatan.
5. Surian Syah. Alamat Kendari Sulawesi Tenggara.
6. Surianto. Alamat Gilireng Wajo Sulawesi Selatan.
7. Wawan Saputra. Alamat Malili Palopo.
8. Bayu Oktavianto. Alamat Delanggu Klaten.
9. Rinaldi. Alamat Makassar.
10. Wendi Raknadian. Alamat Padang Sumatera Barat.

(mad/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads