Sekitar 5 polisi dari Polda Metro Jaya, Polsek Tanjung Priok dan Kodim tiba di rumah keluarga Elvian sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (30/3/2016). Mereka diterima oleh bibi Alvian yang bernama Syane Repi.
Aparat keamanan disambut anggota keluarga Elvian (Foto: Michico/detikcom) |
Kedatangan 5 aparat keamanan ini menarik minat warga. Tak lama setelah 2 unit mobil polisi tiba di rumah Alvian, seluruh tetangga sekitar langsung berkerumun untuk melihat.
Pertemuan antara polisi dan keluarga Alvian masih berlangsung hingga kini. Belum diketahui apa isi pembicaraan mereka.
Polisi datangi kediaman Elvian, WNI yang jadi sandera kelompok Abu Sayyaf (Foto: Michico/detikcom) |
Penyanderaan Elvian menimbulkan kekagetan di kalangan tetangga dan keluarga. Istri Elvian bernama Yola shock.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syane mengatakan, Yola terakhir kali berkomunikasi dengan suaminya pada Minggu (27/3) sekitar pukul 09.30 WIB melalui ponsel. Saat ini pihak keluarga masih menanti kabar Elvian dengan penuh harap.
Pihak keluarga berharap negosiasi antara perusahaan, pemerintah Indonesia dan Filipina dengan pihak penyandera segera membuahkan hasil. Diharapkan tidak ada korban dalam penyanderaan tersebut.
10 WNI disandera dalam perjalanan dari Banjarmasin ke Batangas, tak jauh dari Manila, Filipina. Penyanderaan diduga terjadi pada 26 Maret atau 28 Maret. Mereka membawa kapal tunda Brahma 12 yang menarik kapal ponton Anand 12 yang mengangkut 7.000 ton batubara. Kapal Brahma 12 ditinggalkan pembajak di Tawi-tawi, tapi kapal Anand 12 dan 10 ABK disandera kelompok Abu Sayyaf dengan permintaan tebusan 50 juta peso atau sekitar Rp 15 miliar.
10 WNI yang disandera adalah:
1. Peter Tonsen Barahama. Alamat Batu Aji, Batam.
2. Julian Philip. Alamat Tondang Utara, Minahasa.
3. Alvian Elvis Peti. Alamat Priok Jakarta Utara.
4. Mahmud. Alamat Banjarmasin Kalimantan Selatan.
5. Surian Syah. Alamat Kendari Sulawesi Tenggara.
6. Surianto. Alamat Gilireng Wajo Sulawesi Selatan.
7. Wawan Saputra. Alamat Malili Palopo.
8. Bayu Oktavianto. Alamat Delanggu Klaten.
9. Rinaldi. Alamat Makassar.
10. Wendi Raknadian. Alamat Padang Sumatera Barat.
![]() |












































Aparat keamanan disambut anggota keluarga Elvian (Foto: Michico/detikcom)
Polisi datangi kediaman Elvian, WNI yang jadi sandera kelompok Abu Sayyaf (Foto: Michico/detikcom)