Kapolres Bogor AKBP Andi Herindra mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa 29 Maret pukul 15.30 WIB.
"Ada delapan orang korban luka-luka guru, penjaga kantin dan kebanyakan siswa, akibat terkena robohan atap sekolah," jelas Andi kepada detikcom, Rabu (30/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara penjaga kantin sedang mebereskan barang-barang kantin," imbuhnya.
Polisi yang menerima laporan peristiwa itu kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan aejumlah saksi. Para korban dilarikan ke RS Vania.
Berikut nama-nama kedelapan korban:
1. Raja Lukas (siswa)
2. Annisa Asiva (siswa)
3. Margareta Ayu (siswa)
4. Natameia (siswa)
5. Nikolas Fernando (siswa)
6. Dikdik Setiawan (Guru)
7. 2 Orang penjaga kantin. (mei/aan)











































