"Nama WNA tersebut Mikhael (27)," kata Kapolres Langkat AKBP Dwi Asmoro kepada detikcom, Selasa (29/3/2016).
Dwi menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat Mikhael beserta ibunya berwisata di kawasan Bukit Lawang, Kabupaten Langkat. Ketika itu, mereka dipandu oleh pemandu wisata selama dua hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah keluar dari hutan itu, mereka yang merasa kecewa lantas mengadu ke kantor Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
"Namun, sewaktu di sana mereka merasa kecewa karena tak dilayani. Mikhael pun menarik tali bendera hingga putus, sedangkan benderanya nggak apa-apa," papar Dwi.
Petugas yang mengetahui hal tersebut langsung mengamankan Mikhael beserta ibunya. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolres Langkat.
"Saat ini, keduanya masih dalam pemeriksaan. Kita juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait mengenai hal ini," sebut Dwi. (fdn/fdn)











































