DetikNews
Selasa 29 Maret 2016, 20:30 WIB

Polisi Gandeng Artis Sosialisasikan Bahaya Narkotika Lewat Musik

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Gandeng Artis Sosialisasikan Bahaya Narkotika Lewat Musik Pihak Polda Metro Jaya dan artis memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (29/3/2016). Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya menggandeng artis Ibu Kota untuk mencegah penyalahgunaan narkotika dalam rangka mendukung program Indonesia terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Dengan konsep edutainment, penyuluhan akan diselingi dengan hiburan musik dari artis kondang.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto mengatakan, kerja sama dengan artis ini merupakan tindaklanjut program Kapolda Irjen (Pol) Moechgiyarto saat menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat pada tahun 2015 lalu.

"Program ini dikemas tidak hanya penyuluhan tentang bahaya narkotika tapi ada juga hiburan, bakti sosial terhadap pengunjung atau audience. Program tahun ini, April nanti kita padukan kemas lagi dengan sasaran remaja bisa saja pelajar SD, SMP, SMA," jelas Eko kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika ini, Polda Metro Jaya telah membuat MoU dengan sejumlah perguruan tinggi di Jakarta.

"Mungkin kedua kita laksanakan kepada siswa SMA yang masuk mahasiswa baru dilakukan dengan tes urin kemudian penyuluhan dari kalangan artis dan kita tim," imbuhnya.

Sasaran penyuluhan juga ditargetkan kepada masyarakat yang pernah menjadi pengguna narkotika atau pemakai baru.

"Yang ketiga masyarakat yang tadi disampaikan beliau, jangan hanya masyarkaat pengguna tapi yang baru sembuh atau baru gunakan," lanjutnya.

Terhadap kalangan artis sendiri, Eko berharap tidak ada lagi selebriti yang mengkonsumsi narkotika. Dengan adanya wadah tim penyuluh dari komunitas artis Ibu Kota, diharapkan dapat menguatkan program tersebut.

"Insya Allah dengan adanya komunitas ini, diharapkan dari rekan artis akan saling mengingatkan kemudian akan berkembang antipati terhadap pengguna narkotika. Kita di sini sepakat kalau ada teman-biasanya seseorang yang menggunakan itu saat dia labil, ada permasalahan sehingga akan terpengaruh. Nah ini nanti kita semua akan menguatkan," terangnya.

Sementara itu, Sunan Kalijaga selaku pengacara artis mengatakan para selebriti siap mendukung program Polda Metro Jaya ini. Dengan mengedepankan edutainment, para artis akan memberikan penyuluhan soal bahaya narkotika kepada masyarakat sambil memberikan hiburan.

"Penyuluhan khusus untuk anak sekolah dan masyarakat, kenapa kita libatkan kalangan artis karena kita kemas acara penyuluhan itu dengan edutaimen. Jadi edukatif memberikan pelajaran lalu ada sisi entertainmentnya tidak hanya hanya petugas penyuluh yang dikirim dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, tetapi artis pendukung juga memberi hiburan, pertanyaan untuk membuat supaya apa yang kita sampaikan tersimpan oleh masyarakat," jelas Sunan.

Upaya ini telah dilakukan Sunan bersama sejumlah artis pada tahun 2015 lalu di beberapa kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Pada program tahun ini, target penyuluhan akan dilakukan di kawasan Ancol dan Senayan.

Sementara itu, vokalis band Raja, Ian Kasela menyadari artis merupakan public figure yang seharusnya memberikan contoh yang baik, salah satunya dengan tidak menggunakan narkotika.

"Minimal kita peduli, support polisi yang peduli bahaya narkoba. Kalau dibilang masyarakat yang tidak mengerti banyak, pendekatannya harus lebih intens," ungkap Ian.

Lewat musik, menurutnya, akan menjadi pemersatu. "Bahasa pemersatu apa sih, ya lewat musik. Lewat musik itu kita bisa sounding kepada teman-teman," pungkas Ian.

Selain Ian Kasela, sejumlah artis yang hadir dalam pertemuan dengan Irjen Moechgiyarto tadi seperti Roro Fitria, Regina, dan Shinta Bachir.


(mei/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed