Malaysia Nekat Pantas Disikat, 500 Orang Jadi Relawan di Bali
Selasa, 15 Mar 2005 11:41 WIB
Jakarta - Sebanyak 500 orang mendaftar sebagai relawan Komando Bela Negara Ganyang Malaysia di Bali. Jika Malaysia nekat, sudah sepantasnya disikat. Begitulah sikap mereka.Posko pendaftaran relawan didirikan oleh Komando Bela Negara (KBN) di Lapangan Puputan Badung jalan Udayana Denpasar, persisnya di depan Kodam IX Udayana, Selasa (15/3/2005).Beberapa LSM tergabung dalam KBN antara lain Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), serta Forum Komunikasi Putra Putri Purnawiran TNI dan Polri (FKPPI).KBN menggelar aksi dengan melibatkan sekitar 150 orang yang dimulai pukul 10.30 WITA. Aksi dibuka dengan menyanyikan lagu "Indonesia Raya", kemudian dilanjutkan dengan lagu-lagu perjuangan.Lalu mereka berorasi secara bergantian di atas mimbar lengkap dengan sound system. Mimbar itupun dihiasi Bendera Merah Putih dari ukuran kecil hingga besar.Beberapa spanduk dan poster diusung demonstran. Isinya antara lain, "Malaysia nekat, sepantasnya disikat", "Darahku untukmu Ambalat", "Pokokne Ganyang Malaysia", dan "TNI jangan ragu, tembak saja"."Aksi ini dilakukan untuk menunjukkan Bali tidak apatis terhadap rasa nasionalisme. Kita siap membela martabat bangsa," seru salah seorang orator.Demonstran didatangi sejumlah perwira Kodam Udayana yang dipimpin Inspektorat Kodam Kolonel Infantri Basuki Makno. Mereka menerima pernyataan sikap tertulis demonstran, namun tidak memberikan komentar.Aksi disudahi pada pukul 11.30 WITA. Posko pendaftaran relawan pun ditutup. Tercatat yang sudah terdaftar sebagai relawan berjumlah 500 orang. Kebanyakan yang mendaftar adalah para pengguna jalan yang kebetulan lewat, serta sejumlah pedagang asongan dan kaki lima. Ada juga anggota DPRD Kota Denpasar yang mendaftar, yakni Taruna Jaya dari FPAN.
(sss/)











































