DetikNews
Selasa 29 Maret 2016, 00:37 WIB

Pelatihan Kader, Demokrat Juga Berikan Materi tentang Media Sosial

Elza Astari Retaduari - detikNews
Pelatihan Kader, Demokrat Juga Berikan Materi tentang Media Sosial Foto: Pelatihan Demokrat (Elza/detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menggelar pelatihan bagi 250-an kadernya selama 6 hari ini. Selain soal ilmu-ilmu kenegaraan dan pemerintahan, PD juga memberikan materi soal penggunaan media sosial.

Pelatihan hari pertama tadi diisi oleh Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan materi tentang negara, pemerintahan, dan sistem nasional. Untuk empat hari ke depan, pelatihan akan diisi oleh narasumber dari manteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu di masa pemerintahan SBY menjabat sebagai presiden.

"Hari ini untuk memberi background, filosofi. Seluruh materi terbuka untuk teman-teman yang sudah disampaikan Pak SBY tadi, secara umum akan didetilkan. Besok tentang perekonomian yang akan diisi oleh (mantan Menko Perekonomian) Pak Hatta Rajasa dan tim," ungkap Sekjen PD Hinca Pandjaitan.

Hal tersebut disampaikannya usai pelatihan hari pertama selesai di Novotel Hotel, Bogor, Senin (28/3/2016). PD punya alasan tersendiri mengapa tidak melibatkan menteri-menteri dari pemerintahan Presiden Joko Widodo yang kini tengah bertugas.

"Pemerintah banyak kerjaan, nanti kita malah ganggu. Yang kita undang yang kita hubungi langsung dan menyatakan bersedia. Nanti juga teman-teman bisa lihat apakah akan ada unsur pemerintah yang hadir, mungkin Jumat. Di timnya Pak Sudi," jelas Hinca.

Baca juga: 20 Mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Isi Pelatihan Kader Demokrat

Mantan Mensekneg Sudi Silalahi di era SBY rencananya akan mengisi materi untuk para kader PD pada Jumat (1/4) mendatang. Di hari terakhir, SBY akan kembali mengisi materi dengan tema 'How to Win Elections' termasuk memberikan pengetahuan tentang teknik-teknis berkampanye dan melakukan diskusi publik.

"Itu untuk latihan debat, bicara di depan umum. Kami siap-siap, melatih kader kami terkait Institute Demokrat menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan. Tentu yang integritas, elektabilitas dan popularitasnya baik," ucapnya.

Selama mengikuti penataran, 250 kader PD menginap di Novotel Hotel. Panitia pun juga menyelenggarakan pelatihan mengenai penggunaan media sosial. Maksudnya adalah agar kader yang masih gagap media sosial mendapatkan pengetahuan sehingga bisa mulai mempraktikkan dalam kaitan kepartaian.

"Jadi kami mengajarkan aplikasi medsos, bagi yang belum bisa. Sekarang kan era IT. Kader didorong, disuruh untuk buka. Kalau ada yang belum punya kita ajarin, buka sekalian akun-akun medsos supaya mereka ngerti dan ketika kembali ke daerah masing-masing bisa menularkan," terang ketua OC pelatihan kader PD, Doedie Gambiro dalam kesempatan yang sama.

Adapun panitia yang diminta untuk mengisi materi ini adalah seperti Waketum PD yang juga merupakan pakar telematika Roy Suryo, Ketua Divisi Komunikasi Publik PD Imelda Sari, Sekjen Hinca Pandjaitan dan sejumlah fungsionaris PD lainnya. Selain soal melek media sosial, materi juga diisi tentang kebijakan penggunaan media sosial untuk kader.

"Bagaimana mengelola isu-isu, mumpung ada 250 kader, mana tahu dari mereka ada yang belum prkatek. Ada soal policy, mengelola isu. Ketika diserang agar jangan terpengaruh," beber Doedie.

Kader-kader PD pun menyatakan cukup terbantu akan adanya pelatihan ini. Seperti yang dikatakan oleh salah satu kader yang mengikuti pelatihan, Umar Arsal.

"Kami sebagai kader semangat untuk mengikuti kegiatan ini. Bagi saya wejangan dan materi yang diberikan Pak SBY dan narasumber lain merupakan vitamin dan bekal ilmu saya sebagai kader," kata dia.


(elz/bal)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed