"Yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan, stres. Itu bukan pistol yang ditodongkan, tetapi airsoft gun," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal saat dihubungi detikcom, Senin (28/3/2016).
Iqbal menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (28/3). Saat itu, Magfira yang mengenakan mukena turun dari sebuah taksi, di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas apa perkataan Magfira saat itu. "Omongannya kacau, tidak jelas," imbuhnya.
Petugas Avsec kemudian mengamankan wanita asal Sulawesi Selatan itu ke Pospol. Selanjutnya Magfira dibawa ke Mapolres Bandara Soekarno-Hatta untuk diinterogasi.
"Saat diinterogasi inilah ketahuannya, bahwa yang bersangkutan diduga mengalami stress," tambahnya.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga Magfira. Selanjutnya, Magfira dijemput oleh kakak dan pamannya. Sementara airsoft gun diamankan polisi.
"Menurut keluarganya dia sudah sekitar seminggu ini stres, katanya ada masalah kuliah sama dosennya. Yang bersangkutan sudah dibawa oleh keluarga ke Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat," pungkasnya.
(mei/bal)










































