PKB Jateng Masih Buka Peluang Bagi Kandidat Ketum DPP

PKB Jateng Masih Buka Peluang Bagi Kandidat Ketum DPP

- detikNews
Selasa, 15 Mar 2005 09:48 WIB
Semarang - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Jateng tampaknya sangat hati-hati dalam memilih calon Ketum DPP. Sebulan menjelang muktamar, DPW masih membuka peluang masuknya sejumlah nama kandidat. Muktamar PKB akan berlangsung di Ponpes Giri Kusumo, Mranggen, Demak, 16-19 April mendatang. Lima kandidat ketum disebut-sebut akan bertarung dalam muktamar. Mereka adalah Muhaimin Iskandar, Saifullah Yusuf, Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, dan Ali Masykur Musa."Kami akan membahasnya di internal DPW dalam Muspim. Mungkin satu-dua minggu sebelum muktamar," ujar Wakil Ketua DPW PKB Jateng Abdul Kadir Karding ketika dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2005).Ditanya peta dukungan PKB Jateng, Karding mengaku tidak mengetahui secara pasti. Pasalnya baik DPW maupun DPC mempunyai suara dalam muktamar sehingga tidak ada model penyatuan suara dalam satu provinsi.Karding yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng menambahkan setiap DPC memiliki satu suara. Suara tambahan diberikan kepada DPC yang mempunyai kursi kelipatan 5 di legislatif setempat. "Jadi suara DPC bervariasi. Ada yang hanya satu, dua, tiga, dan lain sebagainya," katanya. Namun untuk posisi Ketua Dewan Syuro, Karding menegaskan pihaknya tetap akan mendukung penuh Gus Dur. Ia menilai belum ada satupun yang dapat menggantikan peran mantan Ketum PBNU itu."Beliau satu-satunya orang yang masih berperan besar bagi keberlangsungan partai. Beliau punya akar dukungan yang paling nyata," tuturnya.Karding yang juga menjadi Ketua Panitia Muktamar di Jateng mengungkapkan tidak ada masalah dalam persiapan muktamar. Pembukaan muktamar dilakukan di Ponpes Giri Kusumo. Sedangkan acara persidangan akan digelar di Hotel Patrajasa, Jl. Sisingamangaraja, Semarang."Baik untuk persiapan acara, pengamanan, maupun perangkat kerasnya sudah kami siapkan. Kami tinggal berkoordinasi saja dengan teman-teman panitia lain untuk memperlancarnya," jelasnya. (ast/)


Berita Terkait