Wali Kota Ramdhan Pomanto yang juga turut dalam tes urine ini menyatakan, selain memerangi bahaya narkoba di lingkup Pemkot Makassar, juga ingin menunjukkan bahwa jajaran Pemkot Makassar ikut dalam program pencegahan narkoba.
"Tes urine ini dilakukan sebagai bukti jajaran pemerintahan kita serius memerangi bahaya narkoba dan berharap reformasi birokrasi bisa berjalan dengan baik ke depannya. Seperti janji saya kita lakukan tiba-tiba tes urine ini dan kalaupun ada yang belum dites itu akan menyusul, SKPD juga akan kita tes lagi," ujar Ramdhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau positif dan terbukti keras memakai narkoba, yah terpaksa saja kita copot. Tapi, harus diproses lebih dulu sebelum dicopot," pungkas Danny.
Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Muhammad Fajri pada detikcom menyebutkan bahwa pihaknya mengapresiasi terobosan yang dilakukan Pemkot Makassar untuk ikut mensukseskan program Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) yang dicanangkan Presiden Jokowi.
"Atas nama Kapolrestabes, kami mengapresiasi kemauan Pemkot Makassar untuk membuka diri dengan melakukan tes urine pada jajarannya, hal ini patut ditiru oleh lembaga-lembaga lainnya," ujar Fajri. (mna/trw)











































