DetikNews
Minggu 27 Maret 2016, 13:27 WIB

Keluarga Melepas Wika, Penerjun Payung Wanita yang Jatuh Saat Jogja Air Show

Edzan Rahardjo - detikNews
Keluarga Melepas Wika, Penerjun Payung Wanita yang Jatuh Saat Jogja Air Show Makam Wika (Foto: Edzan Rahardjo/detikcom)
Yogyakarta - Wika Milati Mulaningtyas (24), penerjun payung wanita yang jatuh di laut pantai Depok, Bantul saat Jogja Air Show telah dimakamkan. Suasana harus menyelimuti prosesi tersebut.

Jenazah Wika dimakamkan di tempat pemakaman keluarga besar TNI AU Siddhamuktyalaya, Kradenan, Maguwoharjo, Sleman, DIY, Minggu (27/3/2016). Acara berlangsung pagi tadi hingga siang.

Tangis haru mewarnai pemakaman penerjun payung wanita yang dikenal sebagai sosok yang baik tersebut. Orangtua Wika, terlihat tak kuasa menahan kesedihan karena kehilangan putri tercintanya untuk selamanya.
Tangis keluarga di pemakaman Wika (foto: Edzan)

Foto Wika sedang membawa parasut sambil tersenyum diletakkan di pemakaman. Rekan-rekan penerjun dari Wika juga hadir melepas Wika di peristirahatan terakhirnya.

Ibnu Adi, teman Wika sesama penerjun menceritakan sosok Wika sebagai orang yang sangat baik. Wika adalah teman seperjuangan sejak 2006 sampai sekarang dan sering terjun bersama.

"Saat sebelum penerjunan itu, dia meminta untuk foto bersama. Di situ ada rekan dari luar negeri juga namanya Cristopher, dia minta foto sebelum lepas landas," kata Ibnu Adi di pemakaman.

Wika saat terjun (instagram)


Ia merasa sangat kaget dan kehilangan atas kepergian Wika. Selama ini, dia mengenal Wika cukup handal dalam pendaratan, termasuk di air.

Wika meninggal dunia usai terjun di laut selatan Yogyakarta usai terjatuh saat melakukan aksi terjun payung. Danlanud Adisutjipto Marsma Imran Baidirus menjelaskan kondisi cuaca dan angin saat itu normal.

Para penerjun turun dari ketinggian 6.000 kaki. Dan ketika Wika terpisah dari rekan-rekan penerjun lain dan landing di air, dia telah menjalankan prosedur. "Di ketinggian 4 meter sebelum air, dia sudah cut away (parasut)," kata Imran.

Namun Wika jatuh di puncak gulungan ombak dan sempat tergulung gelombang. Setelah berhasil dievakuasi, Wika menghembuskan nafas terakhirnya di RS Rachma Husada Jalan Parangtritis, Bantul pukul 09.10 WIB.
(mad/mad)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed