Wika Milanti Ayuningtyas (24) menyimpan rencana untuk mengajak adiknya, Anjar Odi Herlambang (17) terjun payung tandem. Namun rencana itu kini jadi kenangan untuk Anjar.
"Ada rencana nanti saya diajari, diajak tandem dulu terjunnya. Tapi ya sudah begini sekarang," kata Anjar kepada wartawan di rumah duka di rumah Dinas TNI AU Blok H 3 No 16, Ring Road Timur, Bantul, Sabtu (26/3/2016).
Adik Wika, Anjar Odi Herlambang, mengenang kakaknya (Foto: Sukma Indah/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di kalangan penerjun Yogyakarta, Wika dikenal sebagai perempuan yang ceria dan ramah. Semangatnya untuk belajar juga sangat tinggi.
Penerjun Senior di Mataram Sport Parachute Club, Tono Junaidi, menceritakan momen terjun terakhirnya bersama Wika kemarin, Jumat (25/3). Keduanya sempat terjun di run yang sama dua kali pagi dan sore.
"Kemarin di Pantai Krakal, sorenya di Pantai Depok. Tidak ada masalah semuanya," kata Tono.
Demikian pula hari ini, Wika dijadwalkan terjun dua kali pagi tadi dan sore ini.
"Tapi ya kita hentikan terjun yang sore, untuk menghormati Wika," imbuhnya. (sip/dhn)











































Adik Wika, Anjar Odi Herlambang, mengenang kakaknya (Foto: Sukma Indah/detikcom)