Informasi yang diperoleh detikcom hingga saat ini tercatat ada 50 orang yang masih dalam penanganan medis Puskesmas dan Rumah Sakit.
"Jumlah keseluruhan ada 29 orang yang dirawat piham Puskesmas Cikakak dan 21 orang di RSUD Palabuhanratu. Keluhannya sama, pusing disertai mual setelah menyantap makanan di acara selamatan salah seorang warga," kata Kapolsek Cikakak AKP Iji Jubaedi saat dihubungi detikcom sekira pukul 08.45 WIB, Jumat (25/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga berdatangan dan menyantap makanan berupa nasi uduk, telur rendang dan rujak yang disediakan tuan rumah. Selang beberapa jam kemudian sekitar pukul 20.00 WIB, warga mengeluh sakit kepala dan mual. Semakin malam jumlahnya terus bertambah hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas Cikakak. Karena daya tampung terbatas, sebagian korban kita bawa ke RSUD Pelabuhanratu," terang Iji.
![]() |
Iji juga menyebut jika pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk mengechek sampel makanan. "Hasilnya baru keluar tiga hari ke depan, kita belum bisa pastikan penyebab keracunannya apa. Bisa karena rujak atau makanan lain," tandas dia.
Sementara itu informasi yang diberikan Humas RSUD Pelabuhanratu, Billy menyebut jika korban didiagnosis menderita keracunan. Meski mengeluhkan pusing dan mual hanya beberapa pasien yang mengalami muntah.
"Semua pasien kita rawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sejak malam jumlahnya terus bertambah. Sampai pagi tadi masih ada 21 orang dalam penanganan intensif pihak RS," singkatnya.
Selain orang dewasa, sejumlah anak-anak ikut menjadi korban dalam peristiwa keracunan itu. Mila (35) Warga Kampung Gandawayang RT 03 RW 06 menyebut kedua anaknya yaitu Rima (3) dan Joni (9) mengalami keracunan setelah menyantap makanan yang dibawa dari acara selamatan yang digelar tetangganya itu. Meski saat ini kondisi anaknya berangsur pulih, namun kondisinya masih terlihat lemas.
"Ayahnya pulang bawa makanan katanya dari acara selamatan, kita makan bareng dan setelah itu dua anak saya mengaku pusing. Langsung saya bawa ke puskesmas, ternyata disana banyak yang mengalami hal yang sama," kata Mila kepada detikcom.
Mila sendiri merasa heran meski dijadikan santapan malam satu keluarga, hanya dua putranya yang mengalami keracunan sementara dia dan suaminya selamat. "Anehnya saya dan suami nggak ngerasa apa-apa, padahal kami sama-sama makan nasi uduk dan telor rendang" imbuhnya. (tor/tor)












































