Indonesian ICT Day 2016 di Rotterdam ini diharapkan menjadi wadah pertemuan bagi perusahaan TI Indonesia dengan mitra potensialnya di Belanda, demikian KBRI Belanda dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (24/3/2016) waktu setempat.
Ragam jenis produk TI yang ditawarkan meliputi mobile augmented reality, games virtual reality, wearable devices, big data principle platform, open sign-language learning platform for deaf community, big data solutions, digital transaction, digital marketing, cloud-based flexible procurement, dan dashboard analytics.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, lanjut Zakiyudin, hal itu juga sekaligus merupakan learning ground yang sangat baik bagi perusahaan TI dari Indonesia.
"Karena jika berhasil menembus pasar Belanda, maka produk tersebut akan dapat diterima untuk spektrum pasar yang lebih luas," tegas Zakiyudin.
Sebelumnya Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti A. Wesaka Puja dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah RI perlu mendukung investasi di sektor Informasi, Komunikasi dan Teknologi.
Mengutip laporan Bank Dunia, Dubes mengatakan bahwa kenaikan 10 persen saja pada koneksi high-speed internet akan mendorong peningkatan 1,4 persen pertumbuhan ekonomi nasional.
Β
"Dengan segala pembangunan infrastruktur sektor teknologi informasi, pemerintah RI mendorong tumbuhnya 1.000 wirausahawan baru dalam bidang teknologi," imbuh Dubes.
Menurut Dubes, hal itu dipandang penting karena Indonesia memiliki ambisi sebagai pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara dengan nilai proyeksi e-commerce mencapai USD 130 miliar pada 2020.
Sementara itu Koordinator Fungsi Ekonomi Andrei Marentek dalam keterangannya menyebutkan bahwa dari pertemuan di Rotterdam ini dihasilkan beberapa kontak awal untuk joint development produk TI, rencana pembukaan perusahaan joint venture di Belanda dan Indonesia serta penjajakan aliansi strategis untuk pembukaan akses pasar Belanda. Β
Β
Indonesian ICT Day 2016 di Rotterdam merupakan seri kegiatan ketiga sejak pertama kali diselenggarakan pada 2014. KBRI Den Haag telah memasukkan kegiatan promosi sektor TI sebagai bagian dari kalender kegiatan tahunan.
(es/Hbb)











































