Kata Dirut RSUD Bayu Asih soal Parkir Semrawut yang Buat Bupati Dedi Murka

Kata Dirut RSUD Bayu Asih soal Parkir Semrawut yang Buat Bupati Dedi Murka

Tri Ispranoto - detikNews
Kamis, 24 Mar 2016 18:03 WIB
Kata Dirut RSUD Bayu Asih soal Parkir Semrawut yang Buat Bupati Dedi Murka
Bupati Dedi memarahi pegawai parkir (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Purwakarta - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi murka saat melihat parkir di RSUD Bayu Asih tidak tertata. Satpam juga tidak ada yang berjaga. Apa kata Dirut RSUD Bayu Asih?

Dirut RS Bayu Asih, Agung Darwis, mengungkapkan, saat ini lahan parkir di tempatnya bertugas dirasa sudah tak lagi memadai. Pasalnya kendaraan pasien dan pegawai bersatu sehingga penuh.

"Hari Senin 28 Maret nanti kita akan mulai membangun lahan parkir di belakang yang bisa masuk melalui Jalan Pahlawan. Parkiran itu nantinya khusus karyawan," jelas Agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan adanya areal parkir baru tersebut, nantinya areal depan akan dikhususkan bagi para pasien atau orang yang akan menjenguk. Selain itu nantinya areal parkir baru mau pun lama akan mendapat penataan agar lebih terlihat rapi.

"Untuk pengelolaan parkir di RS Bayu Asih nanti kita akan evaluasi kembali sambil kita tingkatkan pelayanan," katanya.

Disinggung soal penggantian pengelola parkir, Agung mengaku akan melakukan evaluasi terlebih dahulu samapai menunggu kontrak kerjasama berakhir pada tahun 2017 nanti.

"Jadi kita harus taat terhadap masa berakhirnya kontrak tersebut, sebelum nantinya ditunjuk pengelola parkir baru," tutup Agung.

Dedi berada di RSUD Bayu Asih untuk menjenguk salah satu warga yang mengirim pesan lewat SMS Center. Warga bernama Shifa (31) itu tengah hamil dan sakit. Dia mengaku tidak mendapatkan ruang perawatan. Dia diminta Dedi untuk masuk ruang kelas dua, karena kelas satu penuh. Nah, saat tiba di RSUD itulah, Dedi marah karena melihat motor parkir sembarangan.

Baca: Bupati Dedi Murka ke Petugas Parkir dan Satpam Rumah Sakit

Bupati Dedi saat berada di RSUD Bayu Asih (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
(trw/trw)


Berita Terkait