Setelah Pembersihan, Apa Solusi Jangka Panjang Horor Sampah di Cikapundung?

Setelah Pembersihan, Apa Solusi Jangka Panjang Horor Sampah di Cikapundung?

Baban Gandapurnama, Tya Eka Yulianti - detikNews
Kamis, 24 Mar 2016 16:47 WIB
Setelah Pembersihan, Apa Solusi Jangka Panjang Horor Sampah di Cikapundung?
Foto: Baban Gandapurnama/detikcom
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan pembersihan oleh TNI adalah solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang, dia akan merumuskannya kembali. 

"Kan sebenarnya di sana sudah ada pelaksanaan tapi belum terkoordinasi. Rapat kemarin itu untuk mempercepat," ujar Aher saat ditemui di Gedung Sate, Kamis (24/3/2016).

Lalu setelah pertemuan digelar, solusi jangka pendek adalah melakukan pengangkutan hari ini dengan dibantu TNI. "Jangka pendeknya sampah Cijagra dalam waktu beberapa hari sudah bersih. Jangka panjangnya akan kita rumuskan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aher enggan memberi target berapa lama waktu untuk membersihkan muara di Kampung Cijagra. "Secepatnya saja," kata Aher.

Sebellumnya, warga Kampung Cijagra dan Leuwibandung pada Senin (21/3) lalu sempat menghanyutkan berkubik-kubik sampah di Sungai Cikapundung atau tepatnya bawah Jembatan Cijagra, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Cara tersebut pilihan terakhir warga lantaran bingung, Pemkab tak juga mengangkutnya.

Namun lagi-lagi horor sampah datang bergelombang dan menumpuk di lokasi yang sama pada Rabu pagi (23/3). Kendalanya tetap serupa, limbah mayoritas sampah rumah tangga itu tersangkut di tiang kabel telepon yang melintang di bawah Jembatan Cijagra yang dilintasi Sungai Cikapundung. Tingginya permukaan air membuat sampah kiriman dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung ini tidak hanyut dan makin menggunduk.

Pemprov Jabar bereaksi menanggapi persoalan horor sampah di Cikapundung yang membetot perhatian publik. Wagub Jabar Deddy Mizwar memanggil Wali Kota Bandung dan Bupati Bandung Dadang Naser untuk duduk bersama mencari solusi permasalahan tersebut. Hasil pertemuan itu menghasilkan kesepakatan berupa aksi gotong royong mengangkut sampah yang berlangsung Kamis (24/6/2016).

Pertanyaannya, kenapa sewaktu kejadian sampah menumpuk pada pekan lalu tidak diangkut pihak Pemkab Bandung? Dinas Pelayanan Penataan Ruang dan Kebersihan Pemkab Bandung memberikan alasannya.

"Waktu itu kami tidak sempat mengangkut sampah di Cikapundung, karena petugas fokus melakukan bersih-bersih pascabanjir di beberapa titik di Kabupaten Bandung," ucap Kasie Pelayanan Kebersihan Dinas Perumahan Penataan Ruang dan Kebersihan Pemkab Bandung Lala Suhala di Jembatan Cijagra, Desa Bojongsoang, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Kamis (24/3/2016).

Menurut Lala, pemda bukan sengaja membiarkan kondisi sampah menggunduk di Cikapundung. Sebab selama ini, Lala mengklaim, petugas kebersihan Pemkab Bandung kerap turun tangan mengangkut sampah yang mengotori sungai tersebut.

"Ada opsinya. Kami mengangkut sampah-sampah di Cikapundung saat kondisinya sudah banyak," kata Lala.

Dia menjelaskan, volume sampah yang menggunduk di Cikapundung pada pekan lalu memang cukup parah dibandingkan sebelum-sebelumnya. Menurut Lala, aneka sampah kiriman yang disebutnya mayoritas berasal dari Kota Bandung ini rutin menggenangi Cikapundung yang arusnya bermuara ke Sungai Citarum atau masuk wilayah Kabupaten Bandung.

"Setiap pascabanjir, sampah-sampah selalu begini (menumpuk). Kami juga sering mengangkut sampahnya. Tapi memang yang pekan lalu itu volume sampah sangat banyak," ujar Lala.

(bbn/ern)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads