Begini Cara Kapolres Karawang Antisipasi Macet di Tol Cikampek

Macet Long Weekend

Begini Cara Kapolres Karawang Antisipasi Macet di Tol Cikampek

Herianto Batubara - detikNews
Kamis, 24 Mar 2016 16:23 WIB
Begini Cara Kapolres Karawang Antisipasi Macet di Tol Cikampek
Foto: Kapolres Karawang AKBP AM Dicky Gading Pastika/istimewa
Karawang - Jajaran Polres Karawang telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kemacetan di Tol Cikampek terkait libur panjang 25-27 Maret. Seperti apa?

Kapolres Karawang AKBP AM Dicky Gading Pastika menjelaskan, ada 140 personel yang disebar di Tol Cikampek maupun jalur alternatif.

Di Tol Cikampek, personel akan ditempatkan dari mulai KM 41 sampai dengan KM 67. Para personel difokuskan di sekitar rest area yang selalu jadi pangkal kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penempatan personel di dalam Tol Cikampek dari KM 41 sampai dengan KM 67, terutama di tempat istirahat dan rest area 57 Klari dan kembalinya dimulai KM 67 sampai dengan KM 41 terutama di titik pertemuan di KM 66 dan rest area 62, tempat istirahat 52 dan rest area 42," kata Dicky saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (24/3/2016).

Polisi, lanjut Dicky, akan memasang colo-colo atau trailing di sepanjang jalur rest area agar tidak ada kendaraan yang berhenti di bahu jalan. Polisi juga akan mengimbau agar kendaraan tetap melakukan perjalanan.

"Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak rest area agar terus mengimbau kepada pengendara kendaraan yang masuk ke dalam rest area," ujar Dicky.

"Kami juga akan mengantisipasi untuk jalur-jalur alternatif terutama jalur yang mengarah ke obyek wisata dan pusat perbelanjaan," sambungnya.

Pengamanan Gereja Saat Jumat Agung

Ditambahkan Dicky, pihaknya juga mengantisipasi keamanan saat perayaan Jumat Agung besok, Jumat (25/3) hingga Paskah Minggu (27/3). Ada 200 personel kepolisian yang dilibatkan.

Dicky memastikan, 29 gereja di bawah wilayah hukum Polres Karawang yang melaksanakan ibadah Jumat Agung akan dijaga. Gereja akan disterilisasi sebelum ibadah mulai.

"Kami akan bekerja sama dengan Pam internal dari masing-masing gereja agar memeriksa semua barang bawaan dari para jemaatnya," imbuh Dicky.

Polisi juga akan mengantisipasi kemacetan dan kerawanan tindak pidana selama ibadah Jumat Agung berlangsung.

(hri/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads