Indonesia Keluarkan Travel Advice, Minta Warga di Belgia Lebih Waspada

Indonesia Keluarkan Travel Advice, Minta Warga di Belgia Lebih Waspada

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 24 Mar 2016 13:06 WIB
Indonesia Keluarkan Travel Advice, Minta Warga di Belgia Lebih Waspada
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pada Selasa (22/3) lalu terjadi aksi teror di Brussels yang menyebabkan 31 orang meninggal dunia dan sebagian lagi luka-luka. Menindaki hal tersebut, pemerintah Indonesia mengeluarkan travel advice.

"Kita sudah mengeluarkan travel advice dan hari ini mohon dilihat di website Kemenlu, kita juga mengkeluarkan press rilis terakit saran, imbauan yang diberikan kepada WNI. Jadi silahkan dilihat," kata Menlu Retno Marsudi di kantornya, Kamis (24/3/2016).

Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri, sehubungan dengan terjadinya aksi teror di beberapa lokasi di kota Brussels, dan peningkatan status keamanan kepada tingkat tertinggi oleh Pemerintah Belgia, Pemerintah Indonesia menghimbau kepada seluruh WNI yang saat ini berada di Belgia khususnya Brussels untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat-tempat yang dapat menjadi target aksi teror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

WNI juga diingatkan agar selalu mengikuti petunjuk serta arahan otoritas setempat, memastikan keamanan pribadi, dan memperhatikan lokasi-lokasi yang dapat dikunjungi.

Bagi WNI yang berencana untuk mengunjungi Brussels agar mempertimbangkan urgensi kepergian dan apabila memungkinkan sementara menunda kepergian, serta mendapatkan informasi yang lengkap terlebih dahulu terkait keadaan keamanan di tempat yang akan dituju.

KBRI Brussels melaporkan bahwa, kondisi keamanan di Brussels masih berstatus siaga level 4 (level tertinggi). Bandara Internasional Zaventem hingga 25 Maret 2016 masih akan ditutup, sementara jalur kereta bawah tanah juga masih dikurangi.

Bagi warga negara Indonesia di Belgia yang memerlukan bantuan dan informasi dapat menghubungi hotline KBRI Brussels di nomor: +32 478957214 atau +32 478405728.  Adapun Pemerintah Belgia membuka jalur resmi informasi via Crisis Centre (crisiscentrum.be dan centredecrise.be) dan nomor hotline +32 78151771.

(faj/faj)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini