"Kita lihat, enggak usah banyak-banyak lah (nama yang dijaring). Nanti kita lihat dinamikanya gimana, undang-undangnya gimana, kan belum selesai," kata Hasto usai peluncuran buku 'Megawati dalam Catatan Wartawan Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat' di Gedung Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2016) malam.
"Tapi kami sudah punya lah, punya calon. Bayangan siapa yang akan dicalonkan. Petanya seperti ini siapa yang dicalonkan, petanya seperti itu siapa," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sekarang konsentrasi membantu pemerintah, supaya seluruh anggota DPRD DKI, Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, kerjasama membantu program pemerintah di dalam pelaksanaan ASEAN Games. Itu skala prioritas. Pemilu ya kita sudah biasa pemilu," tuturnya.
Ditanya apakah ada kemungkinan Risma ditarik ke Jakarta, Hasto tak membantah atau pun mengiyakan. Menurutnya, Risma memiliki kapabilitas untuk memenuhi harapan warga DKI.
"Banyak harapan masyarakat seperti itu. Hasil survei juga Bu Risma menunjukkan kapasitas dan harapan masyarakat DKI. Tetapi, masih lama prosesnya untuk menentukan hal tersebut. Kita berkonsentrasi bagaimana undang-undang diselesaikan dulu," jelas Hasto.
"Tetapi ketika pengumuman itu tiba dari Bu ketua umum (Megawati), seluruh jajaran partai sudah siap. Maka, konsolidasi partai jadi skala prioritas utama. Ya nanti akan kita umumkan. Kita akan sampaikan yang terbaik," terangnya.Β (rna/imk)











































