Di Purbalingga, puluhan anggota DPRD kaget karena mendadak dites urine oleh BNN usai menggelar rapat pleno Penyerahan Nota Keuangan TA 2015, Rabu (23/3/2016).
Menurut Kepala BNN Purbalingga, AKBP Suprinarto mengatakan dalam sidak tersebut, BNN melakukan uji narkotika melalui pemeriksaan sampel urine dengan rapid test narcotics 5 parameter terhadap 29 anggota DPRD dan 7 pegawai Setwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, setelah itu BNN memeriksa lagi yang bersangkutan. Ternyata dia tengah menjalani perawatan medis.
"Yang bersangkutan tengah menjalani perawatan dan mengkonsumsi obat jantung dan syaraf," ujarnya.
Dia berharap, untuk menekan angka peredaran narkotika harus dibarengi dengan dukungan dari semua pihak, oleh karena itu pihaknya terus menggaungkan gerakan #stopnarkoba harus di-kroyok rame rame.
"Ayo rame rame kita dukung gerakan #stopnarkoba, kita kepung, kita tekan celah masuk narkoba dari semua sisi," ucapnya. (arb/trw)










































