Surat Terbuka ke Ahok yang Mencatut Nama Andrea Hirata

Hoax Or Not

Surat Terbuka ke Ahok yang Mencatut Nama Andrea Hirata

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 23 Mar 2016 16:17 WIB
Surat Terbuka ke Ahok yang Mencatut Nama Andrea Hirata
Foto: Andhika Akbaransyah
Jakarta -

Isu

Menjelang Pilgub DKI 2017, isu-isu semakin liar di media sosial. Di beberapa situs, muncul surat terbuka yang mencatut nama Andrea Hirata seolah-olah mengirim surat ditujukan kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat tersebut intinya meminta Ahok agar tak lagi maju sebagai gubernur pada tahun 2017 mendatang. Si penulis menyebut ada 'grand design' yang menakutkan di belakang Ahok. Dia juga mengklaim sebagai penyumbang saat Ahok maju sebagai wakil gubernur bersama Jokowi.

Namun, kali ini dia meminta agar Ahok tak maju. Bila tetap maju, si penulis akan menganggap Ahok sebagai musuh, bahkan siap berperang.

"Tetapi…..tetapi….tetapi, jika kau tetap maju sebagai calon Gubernur Ibukota negaraku yang juga negaramu, maka demi bangsa dan negaraku kau kuanggap sebagai musuhku. Dan aku akan menantang kamu sampai kamu tak berdaya bangkit lagi. Jika diperlukan "perang" maka saya akan berperang habis-habisan melawan kamu sampai kamu kalah dan tak berdaya. Setelah itu, aku akan memeluk kamu Kawan. Dan aku akan meminta maaf, karena aku harus menyelamatkan bangsa dan negaraku dari cengkraman sebuah grand design yang menakutkan bangsaku.

Itulah aku Kawan, sahabatmu. Kita sama-sama punya mimpi besar terhadap bangsa dan negara ini sebagai anak Laskar Pelangi. Pahamilah bahwa saya cinta kamu, saya bangga melihat kamu sekarang. Semoga kamu mengerti sikap saya ini. Terima kasih. Andrea Hirata." demikian petikan surat tersebut.

Investigasi

Surat terbuka tersebut disebut berasal dari broadcast WhatsApp. Namun saat ditelusuri, sumber aslinya tidak pernah diketahui. Situs-situs online yang menyebarkannya pun tak mencantumkan dari mana sumber berita mereka. Yang ada, langsung ditulis secara utuh surat tersebut.

Soal hubungan, Ahok dan Andrea memang saling kenal. Keduanya sama-sama berasal dari Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung. Rumah keduanya pun tak berjauhan. Saat ini, Museum Kata Andrea Hirata, replika SD Muhammadiyah Gantong dan rumah Ahok adalah destinasi wisata pelancong di Belitung Timur.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, Ahok menyebut Andrea adalah saudara ipar dengan salah satu orang kepercayaannya saat menjadi bupati Belitung Timur. Bahkan dia pernah minta pejabat di Belitung Timur untuk memborong buku Andrea agar wilayahnya menjadi lebih terkenal.

Namun belum pernah ada catatan Andrea dan Ahok berurusan dalam bidang politik. Apalagi sampai menyangkut soal sumbangan. Tidak ada pula pernyataan Ahok dan Andrea terkait pemilihan gubernur atau wakil gubernur DKI.

Soal surat tersebut, Andrea juga sudah membantahnya. Lewat akun twitter, pria yang dijuluki Pak Cik tersebut menegaskan, tidak pernah mengirim surat terbuka lewat WA. Bahkan dia tak punya aplikasi WA.

"Assalamualaikum kawan, utk kabar yg beredar di WA tg politik atas namaku: Itu bukan tulisanku, aplikasi WA saja aku tidak punya.Trims."

"Klarifikasi lagi kawan: Saya tidak pernah menyumbang dana pada tokoh politik manapun dan tidak pernah ikut campur urusan politik. Trims."

Kesimpulan

Dengan bantahan Andrea dan penelusuran hubungannya dengan Ahok, maka dapat dipastikan surat terbuka tersebut tidak benar atau hoax. Anda sebaiknya berhati-hati saat menyebarkannya.

(mad/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads