![]() |
Ahok memberi Tuti ponsel seharga Rp 2,7 jutaan itu untuk mengabadikan perusak taman yang dirawat Tuti dan melaporkan kepada Ahok. Namun Tuti tidak langsung memakai ponsel baru yang menggantikan ponsel tak berkameranya itu dengan alasan masih sibuk kerja.
"Kita kalau kerja nggak boleh pegang HP. Paling mulai besok (dipakai)," ujar Tuti di taman Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/3/2016).
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah diajak makan langsung dikasih HP dan setelah itu saya langsung kerja lagi," cerita Tuti yang bergaji standar UMR Jakarta sekitar Rp 3,1 juta ini.
Tuti Kembali Kerja Setelah Bertemu Ahok (Michico/detikcom) |
Sebagai rasa syukur atas gadget baru itu, Tuti akan berbagi kebahagiaan dengan teman-temannya.
"Nanti pas gajian, sebagian gaji saya buat teman yang bantu saya bersih-bersih taman di sini," kata wanita yang menetap di Pondok Gede, Jakarta Timur, ini.
Β
Tuti dengan tegas melawan pendemo sopir taksi yang merusak taman di depan Balaikota pada Selasa 22 Maret. Bahkan Tuti menggetok pendemo dengan gagang sapu. Sikap tegas Tuti ini didengar Ahok dan Ahok pun memanggilnya ke Balai Kota.
(nwy/nrl)














































Tuti Kembali Kerja Setelah Bertemu Ahok (Michico/detikcom)