Jokowi Bakal Ganti Menteri Gaduh yang Semaunya Sendiri?

Jokowi Bakal Ganti Menteri Gaduh yang Semaunya Sendiri?

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Rabu, 23 Mar 2016 11:23 WIB
Jokowi Bakal Ganti Menteri Gaduh yang Semaunya Sendiri?
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom
Jakarta - Presiden Jokowi kabarnya akan mengumumkan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Apakah menteri yang gaduh dan jalan sendiri bakal kena direshuffle?

Beberapa waktu lalu memang Jubir Presiden Johan Budi pernah mengungkap bahwa Presiden unhappy dengan sejumlah menteri yang gaduh, jalan sendiri, dan sering mendahului Presiden. Kala itu Johan menyebut Presiden tengah melakukan evaluasi, meski tak tegas menyebut menteri yang bikin Presiden tak senang itu bakal direshuffle.

Kritik Wapres JK soal seorang Menko yang mengubah nomenklatur kementeriannya sendiri melengkapi fakta adanya menteri yang jalan sendiri. Lalu apakah momen reshuffle kali ini akan digunakan Presiden Jokowi untuk memastikan kabinetnya seiring sejalan?

"Kalau gaduh dalam arti dia suka menyatakan hal-hal berseberangan dengan menteri lain menurut saya cukup dijewer saja, ini kan ketegasan Presiden saja," kata Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network Hasan Nasbi kepada detikcom, Rabu (23/3/2016).

Tapi, imbuh Hasan, kalau kegaduhan sudah diikuti dengan jalan sendiri dan melewati kewenangannya tentu saja layak direshuffle. Karena tidak ada pembantu Presiden yang jalan sendiri.

"Kalau urusannya sudah mengganggu dan menghambat koordinasi menteri lain, bikin nomenklatur sendiri, tidak sejalan lagi dengan Presiden, ya ganti saja," kata Hasan.

"Jadi kalau main sendiri, tidak loyal kepada Presiden, bikin nomenklatur sendiri dan nggak tahan lagi sama Presiden seolah dia jadi Presidennya ya sudah ganti saja, biarkan di luar pemerintah. Tapi kalau hanya selip pernyataan satu atau dua menteri masih bisa dipahami," imbuhnya tanpa menyebut nama menteri yang mengganti nomenklatur kementeriannya sendiri.

Lalu apakah hasil akhir evaluasi Presiden Jokowi bakal berbuah reshuffle bagi menteri yang melangkahi Presiden?

(van/nrl)


Berita Terkait