Saat ditanya soal isu reshuffle kabinet yang semakin dekat, Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno langsung menyoroti kinerja Menteri BUMN Rini Soemarno. Sebenarnya selama ini memang PDIP cukup keras mengkritik kinerja menteri BUMN itu.
"Karena sudah ada rekomendasi Pansus Pelindo II yang disahkan paripurna. Menteri Rini ini menimbulkan pro dan kontra yang luas," kata Hendrawan saat dihubungi, Senin (21/3/2016) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengkritik keras Rini, Hendrawan kemudian menyebut menteri yang bikin gaduh layak direshuffle.Β "Ini kan lucu kayak pemusik sama konduktornya. Tapi gak nyatu. Ini jadi buat geleng-geleng kepala, ngelus dada jadinya," tuturnya.
Senior PDIP ini memberikan wejangan kepada Presiden Jokowi agar dalam mereshuffle kabinet menempatkan orang terbaik di posisi yang terbaik pula. PDIP sendiri, menurut Hendrawan, sudah punya catatan evaluasi menyeluruh soal kinerja menteri. Hendrawan kemudian menyebut empat nama menteri yang posisinya dirasa kurang tepat.
"Misalnya Menteri Yuddy Chrisnandi menurut kami lebih tepat di Menristek Dikti, terus Siti Nurbaya lebih tepat di MenPANRB. Ignasius Jonan untuk Menteri BUMN. Perkiraannya kami begitu. Tapi, ternyata beda. Ya, kami hargai karena itu prerogatif Jokowi sebagai Presiden," sebutnya.
Apakah Presiden Jokowi akan mendengarkan suara elite PDIP ini? (van/try)











































