Tim yang akan berangkat ke negeri Paman Sam itu adalah tim Robotik Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Unissula yang terdiri dari Faizal Aminuddin Aziz (22), La Ode Muhamad Idris (21), dan Ahmad Zuhri (21). Kontes tersebut memang dikhususkan untuk robot pemadam api, oleh karenanya mereka mempersiapkan empat robot yang siap bersaing dengan robot buatan negara lain.
Angling Aditya Purbaya/detikcom |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari empat robot itu dua diantaranya jenis beroda dengan codename Khaum 1 dan Khaum 2, kemudian dua lainnya dengan jenis berkaki yaitu SUltan Agung 1 dan Sultan Agung 2. Robot tersebut sudah diikutkan ajang regional hingga nasional dan mendapatkan juara karena diangap memiliki respon paling cepat dalam memadamkan api di rumah.
"Di Indonesia menang dan akan mewakili ke ajang Internasional. Diakui paling cepat, simpel, dan irit biaya," tandas La Ode.
Mereka membuat robot sesuai dengan peraturan lomba sehingga memang masih berbentuk prototipe. Praktik perlombaan pun berupa simulasi dengan tiga tingkat kesulitan yaitu mencari api di ruangan kemudian memadamkannya, yang kedua menuju ruangan berapi dengan dihadapkan beberapa rintangan termasuk hewan peliharaan sertafurniture, yang terakhir evakuasi bayi ketika kebakaran terjadi.
Angling Aditya Purbaya/detikcom |
"Yang beroda didisain juga untuk menyelamatkan bayi. Untuk memadamkan api ada dua caranya, yaitu dengan menyemburkan air atau menghempaskan angin," terang Faizal.
"Ini dibuat sesuai peraturan, kami membuatnya lebih ringan dan menggunakan motor yang lebih cepat, untuk programnya kita menyesuaikan," imbuh Ahmad.
Ajang tersebut akan berlangsung 1 hingga 3 April mendatang. Tiga mahasiswa itu akan didampingi Wakil Rektor 3 Unissula, Sarjuni, Dekan Fakultas Teknologi Industri Unissula, Sri Arrini, dan pembimbing Bustanul Arifin. Sarjuni mengatakan pihak Universitas memberikan dukungan termasuk dalam dana penelitian dan pembuatan robot.
Angling Aditya Purbaya/detikcom |
"Dukungan sudah sejak ajang regional, dengan dana yang cukup besar dan dukungan dalam aspek doa juga," kata Sarjuni.
Sementara itu Sri Arttini menambahkan majunya tim robotik Unissula juga mencetak sejarah karena sebagai Universitas Islam pertama yang mewakili Indonesia ke ajang di Trinity College itu. Sudah sejak lama Unisulla mengikuti perlombaan robotik dan tahun ini pihaknya mulai membuktikan kemampuan di jenjang Internasional.
"Melihat beberapa tahun lalu, ini Universitas Islam Pertama yang Mewakili Indonesia, ini luar biasa," tegasnya. (alg/dhn)












































Angling Aditya Purbaya/detikcom
Angling Aditya Purbaya/detikcom
Angling Aditya Purbaya/detikcom